Bocah 7 Tahun di Pasuruan Tewas Dianiaya Tetangga, Warga Hancurkan Rumah Pelaku
11 Agustus 2025 12:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
Bocah 7 Tahun di Pasuruan Tewas Dianiaya Tetangga, Warga Hancurkan Rumah Pelaku
Muhammad Haidar Mustofa (7 tahun) tewas di depan teras rumahnya di Dusun Areng-Areng Selatan, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Muhammad Haidar Mustofa (7 tahun) tewas di depan teras rumahnya di Dusun Areng-Areng Selatan, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Ia dianiaya oleh tetangganya sendiri bernama M. Affandi (32).
ADVERTISEMENT
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan peristiwa ini bermula saat korban sedang bermain di teras rumahnya pada Sabtu (9/8) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kemudian pelaku dari rumahnya menghampiri korban dengan membawa sebilah pecuk atau belencong.
"Terlapor memukulkan sebuah pecuk tersebut ke arah kepala korban, yang mengakibatkan korban tersungkur dan mengeluarkan darah di lantai depan rumah," kata Joko saat dikonfirmasi, Senin (11/8).
Paman korban yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan korban dan langsung dilarikan ke RSUD Bangil.
"Sesampainya di RSUD Bangil korban dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.
Setelah itu, warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Tak lama, polisi mengamankan pelaku dan melakukan olah TKP.
Belum diketahui motif pelaku menganiaya korban. Saat ini polisi masih memeriksa kejiwaan dari pelaku. Pelaku juga belum ditetapkan tersangka.
ADVERTISEMENT
"Nunggu hasil pemeriksaan (kejiwaan). Masih belum diperiksa," katanya.
Warga Hancurkan Rumah Pelaku
Usai kejadian penganiayaan itu, rupanya keluarga serta warga setempat merasa emosi. Mereka mendatangi rumah pelaku dan melakukan perusakan pada malam harinya. Peristiwa perusakan sempat terekam kamera. Sejumlah sepeda motor dan bangunan rumah hancur berantakan.
"Habis pemakaman ada penggerebekan di rumah karena emosional tinggi. Setelah itu info dari masyarakat pada malam hari kurang-lebih di atas jam 12 menghancurkan beberapa sepeda kalau enggak salah ada 3 sepeda yang dihancurkan," ujar Kepala Desa Sambisirah, Abdul Rokhim.
Abdul menyampaikan, ada dua rumah yang dirusak oleh sejumlah orang, yakni rumah pelaku dan keluarganya.
"2 rumah. Rumah anaknya sama bapaknya," katanya.
Namun, saat perusakan itu, rumah dalam keadaan kosong. Seluruh penghuni rumah pelaku telah mengungsi pergi dari dusun tersebut.
ADVERTISEMENT
"Sudah pergi semua. Sudah diungsikan entah lokasinya di mana saya kurang tahu. (Penghuni dua rumah) tiga orang," ucapnya.
