Bocah Lempar Korek ke Tong BBM di SPBU Surabaya: Api Membara, Mobil Terbakar

27 Maret 2025 19:49 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tangki penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 54.601.79 Kayoon, Surabaya, dan mobil BR-V bernopol L 1757 YI terbakar pada Kamis (27/3/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tangki penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 54.601.79 Kayoon, Surabaya, dan mobil BR-V bernopol L 1757 YI terbakar pada Kamis (27/3/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
ADVERTISEMENT
Tangki penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 54.601.79 Kayoon, Surabaya, terbakar pada Kamis (27/3). Api menyambar sebuah mobil Honda BR-V dengan nopol L 1757 YI yang terparkir di dekat tangki.
ADVERTISEMENT
Penyebab kebakaran ini, karena ada seorang anak yang bermain korek api dan melemparkannya ke tangki bensin.
Operator Nitrogen SPBU Kayoon, Adi Sucipto, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.05 WIB. Ketika itu, Adi sedang menambal ban mobil BR-V tersebut.
Lalu, di SPBU itu terdapat mobil pikap yang juga sedang berhenti untuk mengisi angin di outlet nitrogen. Di belakangnya, terdapat tiga bocah yang sedang menumpang di pikap.
Salah satu dari mereka menyalakan korek api dan melempar ke arah tangki penyimpanan dekat outlet nitrogen.
"Anak kecil main korek, di depan tangki. Main korek api, dilempar ke sana (ke tangki penyimpanan BBM). Anak kecil 3 gandol (numpang) di pikap. Pikap mau isi angin," kata Adi saat ditemui di lokasi, Kamis (27/3).
ADVERTISEMENT
Tangki penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 54.601.79 Kayoon, Surabaya, dan mobil BR-V bernopol L 1757 YI terbakar pada Kamis (27/3/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Pemilik mobil BR-V, Adi, mengatakan api tiba-tiba langsung menyambar tangki penyimpanan BBM. Kemudian menyambar ke mobilnya yang mengenai bagian depan mesin.
"Ada anak tiga orang di pikap. Aku kira mereka nungguin, taunya main korek, tahunya dilempar ke tong, lalu meledak, boom. Pelakunya luka, usianya di bawah 10 tahun. Nggak tahu koreknya mekanik atau korek geser, awalnya ke sini lalu merambat," ucap Adi.
Kemudian, petugas beserta sekuriti SPBU langsung mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api.
"(Sekitar) 15 menit (api kemudian padam)," ungkapnya.
Akibat dari peristiwa itu, dua orang mengalami luka, yakni bocah pelempar korek api dan petugas sekuriti SPBU yang membantu memadamkan api.
"(Pembuang korek api) anak kecil 10 tahun rumahnya Pandegiling (Surabaya). (Luka bakar) wajah 9 persen, lutut 1 persen, punggung, tangan kiri 4,5 persen, kakinya 4,5 persen. Korban satpam atas nama Filin luka di tangan kanan 4,5 persen, pipi kanan 2 persen," jelas petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, Muhammad Aldi.
ADVERTISEMENT