Bocah Perempuan di Pemalang Tewas Saat Les Renang, Polisi Selidiki

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Garis polisi terpasang di kolam renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah usai seorang bocah meninggal. Foto: Dok. Polres Pemalang
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi terpasang di kolam renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah usai seorang bocah meninggal. Foto: Dok. Polres Pemalang

Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun meninggal dunia saat mengikuti les renang di sebuah kolam renang di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Polisi turun tangan menyelidiki kasus ini.

Kapolsek Randudongkal AKP Sudaryo mengatakan peristiwa ini terjadi di sebuah kolam renang yang terletak di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Minggu (3/5).

"Kejadian bermula saat korban mengikuti kursus renang untuk pertama kalinya di salah satu klub renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB," ujar Sudaryo, Senin (4/5).

Tak disangka, korban tenggelam saat berada di tengah sesi. Peristiwa ini baru diketahui saat kaki seorang pelatih menyenggol tubuh korban di dasar kolam.

"Saat seorang pelatih sedang melatih peserta lain, kakinya menyenggol tubuh di dasar kolam, dan setelah diperiksa ternyata tubuh korban yang tenggelam," jelasnya.

Pelatih kemudian berusaha melakukan pertolongan pertama, namun tidak ada respons. Korban dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam dan paru-paru kemasukan air. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan," ungkapnya.

Kepolisian sudah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di area kolam renang. Kasus ini masih dalam pendalaman.

"Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut," kata Sudaryo.