Bocah Sodomi 9 Bocah di Bekasi: Keluarga Korban Kumpul di RW, Cari Keadilan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak kecil laki-laki menjadi korban. Foto: Ann in the uk/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kecil laki-laki menjadi korban. Foto: Ann in the uk/Shutterstock

Warga Kota Bekasi, digegerkan dengan kasus bocah laki-laki berumur 9 tahun menyodomi 9 bocah lainnya.

Pantauan kumparan pada Selasa siang (10/6), tampak beberapa pihak keluarga korban berkumpul di sekretariat RW. Di sana, mereka berkumpul untuk mencari keadilan bagi anak-anak mereka yang menjadi korban.

Salah satu pria, yakni paman korban, bercerita bahwa ponakannya berusia 7 tahun dan telah menjadi korban sodomi.

“Hasil visum, luka (di dubur), lecet ada, kayak bentuk corong juga ada,” kata paman ini.

Keluarga korban mencoba mendatangi Ketua RT untuk meminta izin melabrak keluarga pelaku. Dari situ, mulai terungkap satu per satu korban yang lainnya.

“Pas lagi di RS, terbongkar anak-anak yang lain (yang jadi korban), satu per satu,” katanya.

Korban Usia 4 Tahun Trauma ke Rumah Nenek

Lain lagi dengan korban berusia 4 tahun yang memiliki nenek yang merupakan tetangga pelaku.

Orang tuanya curiga, anaknya tiba-tiba ogah untuk bermain ke rumah neneknya yang bersebelahan persis dengan pelaku.

“Ada tetangganya dia persis, yang biasanya nginep betah enggak mau pulang, tiba-tiba enggak mau ke rumah neneknya, takut, enggak mau ngomong,” ucap dia.

Rupanya, anak itu telah disodomi oleh bocah itu di toilet masjid dekat rumah si nenek.

“Ditanyain pelan-pelan sama orang tuanya, ‘Kamu kenapa enggak mau ke rumah nenek?’. Lalu dijawab ‘Enggak, aku takut, ada (pelaku), ini aku dimasukin’,” katanya.

Kini, para warga berharap pelaku mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian. Sementara, anak-anak yang menjadi korban mendapatkan pendampingan psikologis.

Minta Keluarga Pelaku Pergi dari Perumahan

Selain itu, mereka juga meminta agar keluarga pelaku tak lagi tinggal di perumahan mereka.

“Semua warga mengharapkan itu,” ujarnya.

Polres Kota Bekasi Selidiki

Kini, kasus itu sudah dilaporkan ke Polres Metro Kota Bekasi. Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengaku pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“Sudah ditangani reskrim ya,” kata Wahyu kepada kumparan, Selasa (10/6).

Wahyu belum membeberkan sejauh mana penanganan kasus itu.