Bocah yang Dibunuh Remaja 15 Tahun Sering Main ke Rumah Pelaku

Seorang remaja 15 tahun berinisial N membunuh seorang anak berusia 5 tahun berinisial A di kawasan Karang Anyar, Jakarta Pusat. Berdasarkan keterangan tetangga, sehari-hari korban cukup dekat dengan adik pelaku dan merupakan teman bermain.
"Emang sering main (ke rumah pelaku), kan adiknya pelaku ini seumuran sama korban. Jadi karena ada anak yang seumuran dia main ke situ dan Ibunya juga kerja di situ," kata salah seorang tetangga korban bernama Yuli (45) ketika ditemui di lokasi kejadian, Jakarta, Jumat (6/3).
"Jadi ibu tersangka ini punya dua anak, pelaku sama adiknya," tambahnya.
Yuli juga mengatakan, ibu korban selama ini bekerja di rumah orangtua pelaku. Biasanya ibu korban membantu ibu pelaku berdagang kue.
Sebelum korban ditemukan tewas pada Jumat (6/3) siang, warga setempat sempat mencari korban sejak Kamis (5/3) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Keluarga korban juga sempat menduga anak mereka diculik seseorang.
"Itu sempat dicariin oleh ibu korban, orang sempat dicari ke atas (ke kawasan lain) sama Pak RT juga, cuma emang enggak sampai buka lemari (pelaku), itu malam. Jadi pas hilang itu sempat dilaporin kalau anaknya korban ini hilang," kata Yuli.
Sementara Sopian, Ketua RT setempat, menuturkan ia sempat masuk ke kamar pelaku untuk mencari korban. Namun hasilnya nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan hingga ke gorong-gorong bahkan sampai ke Kota Tua.
"Akhirnya minta suruh lapor ke Polsek itu ke orang tuanya, sampai jam 12 malam itu," kata Sopian.
Korban akhirnya ditemukan Jumat sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi tewas di dalam lemari di kamar pelaku. Bocah malang itu ditemukan setelah pelaku menyerahkan diri ke Polsek Tamansari.
Dalam pengakuannya, pelaku tidak menyesal telah membunuh korban. Bahkan dia merasa senang dan lega.
