Bocah yang Diserang Pitbull Dapat Bantuan Pengobatan dan Pendidikan

Insiden seorang bocah perempuan berinisial MW (8) di Medan yang diserang anjing Pitbull mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Salah satunya organisasi kemasyarakatan, Rotary Club Medan Deli.
Organisasi tersebut bersedia menanggung biaya pengobatan MW hingga sembuh.
"Kita membantu sampai sembuh sampai selesai, tadi saya baru ngomong sama ibunya kita usahakam sampai sembuh semuanya," ujar Kentjana Salim, Past Presiden Rotary Club Medan Deli, kepada wartawan, Senin (25/11)
Pria yang akrab disapa Bibie itu mengatakan, pihaknya langsung menggalang dana untuk biaya pengobatan MW usai menerima adanya kejadian nahas itu.
"Saya suruh anggota ke RSUD Pirngadi menyelesaikan biaya semua. Terus saya kontak ke RS Columbia Asia, saya telepon ambulance untuk menjemput korban dari Pirngadi ke sini (RS Columbia Asia)," ujar Bibie.
Bibie menyebut, komunitasnya prihatin dengan kondisi ekonomi orang tua MW yang hanya berprofesi sebagai driver ojek online dan penjual jengkol.
Untuk itu, kata dia, para relawan di Rotary Club Medan Deli juga sepakat membantu biaya pendidikan MW.
"Rotary Club akan membiayai anak ini sampai selesai kuliah. Mulai sekarang kita biayai sampai kuliah," kata Bibie.
Secara terpisah, ibu korban, Yenti, bersyukur dengan bantuan yang diberikan hingga membuat anaknya bisa menjalani operasi.
"Terima kasih telah membantu pengobatan anak kami hingga sampai selesai. Kemarin mau dioperasi di Rumah Sakit Pirngadi, terus dipindahkan ke Columbia Asia melalui Rotary, saya ucapkan terima kasih banyak," kata Yenti
Diketahui sebelumnya, MW digigit Pitbull milik ayahnya di rumahnya, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, pada Sabtu (23/11). Akibatnya, MW mengalami luka serius pada bagian wajah dan rongga mulut.
Hingga kini MW masih menjalani perawatan di Rumah Sakit RS Columbia Asia. Kondisinya membaik pascaoperasi.
"Cuma pasien memang masih demam per hari ini, dan masih mengeluhkan nyeri sampai saat ini. Luka sudah dilakukan pembersihan cukup baik, kita berharap hasilnya akan jadi jauh lebih baik," ujar Medical Service Manager RS Columbia Asia Medan, dr Sabar Petrus Sembiring SpPD, kepada wartawan.
