Bom Panci yang Meledak di Bandung Dibuat untuk Teror Kafe dan Gereja

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bom panci di Buah Batu, Bandung. (Foto: Dok. Humas Polda Jabar)
zoom-in-whitePerbesar
Bom panci di Buah Batu, Bandung. (Foto: Dok. Humas Polda Jabar)

Sebuah bom panci meledak di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (8/7). Bom yang berisi sejumlah paku itu meledak sekitar pukul 15.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus, mengatakan bom tersebut diduga akan diledakan di sebuah kafe pada Jumat (16/7) malam.

"Terduga merencanakan akan meledakan bom panci yang berisi paku pada hari Jumat (16/7) di kafe Bali jalan Braga. Rencana di ledakan malam hari. Terduga rencana berangkat ke TKP peledakan menggunakan angkot, dengan bom rakitan disembunyikan ke dalam tas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/7).

Saat kondisi dan situasi di sekitar kafe itu tampak sepi, lanjut Yusri, selanjutnya bom tersebut akan diletakan di tong sampah sekitar kafe.

"Dengan alat pemicu menggunakan benang dibentangkan, yang bertujuan apabila benang tersebut tersandung kaki, bom tersebut akan meledak," ujarnya.

Rumah kontrakan tempat terjadinya ledakan itu, menurut Yusri, adalah rumah milik Ibu Epon yang beralamat di Kubang Beureum No. 35, RT. 007, RW 011, Kelurahan Sekejati.

Yusri mengatakan kontrakan itu dihuni oleh Agus Wiguna dan Ridwan asal Garut, serta Endang Ii dan Adin asal Bandung. Bom meledak di kamar yang ditempati oleh Agus Wiguna.