BOR ICU Nasional Membaik, Babel dan Kaltim Masih di Atas 80%
·waktu baca 2 menit

Kasus konfirmasi COVID-19 secara nasional kini per harinya mulai menurun. Hal ini juga diikuti dengan keterisian tempat tidur atau (bed occupancy rate/BOR) yang juga terlihat membaik.
Namun, masuh ada dua provinsi yang kondisi BOR RS rujukan COVID-19 belum membaik, yaitu Kepulauan Bangka Belitung dan Kalimantan Timur. BOR ICU-nya di dua provinsi tersebut saat ini belum dapat ditekan.
Dari data terbaru, kedua provinsi tersebut masih tercatat memiliki BOR di atas 80 persen. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19, Dr Dewi Nur Aisyah.
"Ada dua provinsi dengan BOR ICU masih cukup tinggi di atas 80 persen. Ini Babel di angka 95 persen, tapi kita paham ada berapa ICU-nya bisa jadi tempat tidurnya sedikit. Kedua, Kalimantan Timur ini di 83 persen," jelas Dewi dalam dialog bertajuk 'COVID-19 Dalam Angka: Perkembangan Kondisi Fasilitas Kesehatan Selama PPKM' yang ditayangkan melalui YouTube BNPB, Rabu (18/8).
Walau yang berstatus merah hanya ada dua provinsi, Dewi mengatakan, provinsi lain yang sudah berstatus oranye juga patut berhati-hati. Setidaknya, ada 16 provinsi yang masuk dalam kategori oranye atau punya BOR di kisaran 60%-80%.
"Jadi di luar kedua itu masih banyak yang oranye harus hati-hati," ucap Dewi.
Menurut Dewi, tingginya BOR ICU di kedua provinsi tersebut maupun provinsi lain, disebabkan oleh keterbatasan jumlah tempat tidur yang tersedia. Apalagi, daerah-daerah yang terbilang jauh dari perkotaan tentu akan membuat jumlah tempat tidur ICU lebih sedikit.
"Tapi sekarang kita ke ICU, tempat tidur ICU kan lebih terbatas daripada tempat tidur isolasi. Apalagi di luar daerah terutama yang tidak pusat kota bisa dipastikan jumlah tempat tidur ICU terbatas," pungkasnya.
