Boris Johnson Mundur dari Bursa Calon PM Inggris, Rishi Sunak Diprediksi Menang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, bersama istrinya Carrie Johnson, menyapa orang-orang setelah menyampaikan pidato pada hari terakhirnya di kantor, di luar Downing Street, di London, Inggris, Selasa (6/9/2022). Foto: Henry Nicholls/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, bersama istrinya Carrie Johnson, menyapa orang-orang setelah menyampaikan pidato pada hari terakhirnya di kantor, di luar Downing Street, di London, Inggris, Selasa (6/9/2022). Foto: Henry Nicholls/REUTERS

Boris Johnson memutuskan mundur dari bursa pemilihan calon Perdana Menteri Inggris pada Minggu (23/10). Mundurnya Johnson memuat kans Rishi Sunak menjadi PM Inggris terbuka lebar.

Johnson mengungkap alasan dirinya mundur dari bursa pencalonan. Eks PM Inggris ini mengatakan, meskipun ia memiliki cukup dukungan, ia menyadari negara dan Partai Konservatif lebih membutuhkan persatuan.

Johnson mengatakan, dirinya telah mendapatkan dukungan dari 102 anggota parlemen. Namun ia gagal membujuk Sunak atau pesaing lainnya Penny Mordaunt untuk bersatu demi kepentingan nasional.

"Oleh karena itu saya khawatir hal terbaik adalah saya tidak mengizinkan pencalonan saya untuk maju dan memberikan dukungan saya kepada siapa pun yang berhasil," kata Johnson dikutip dari Reuters.

"Saya yakin saya memiliki banyak hal untuk ditawarkan tetapi saya khawatir ini bukan waktu yang tepat," tutur dia.

kumparan post embed

Mundurnya Johnson membuat jalan Sunak untuk menjadi PM Inggris semakin terbuka lebar.

Menurut aturan pemilihan yang dipercepat, jika hanya ada satu kandidat yang mendapat dukungan dari 100 anggota parlemen Konservatif, mereka akan diangkat menjadi PM pada Senin ini.

Namun, jika dua kandidat melewati ambang batas, mereka akan maju ke pemungutan suara keanggotaan partai. Pemenang akan diumumkan pada Jumat (28/10).

Kandidat pemimpin konservatif Rishi Sunak meninggalkan gedung perkantoran di London, Inggris. Foto: John Sibley/REUTERS

Sunak merupakan Mantan Menteri Keuangan Inggris. Pria 42 tahun itu telah mengkonfirmasi akan mengikuti pemungutan suara calon PM Inggris.

Sunak bersumpah akan mengatasi krisis ekonomi di Inggris dengan semangat integritas, profesionalisme dan akuntabilitas.

"Saya ingin memperbaiki ekonomi kita, menyatukan partai kita dan mewujudkan negara kita," kata Sunak.