Bos Ayam Goreng di Bekasi Ditemukan Tewas: Bayinya Hilang, Diduga Diculik
·waktu baca 1 menit

Kasus tewasnya perempuan bernama Intan (30) di warung ayam goreng miliknya di kampung Kemejing, Desa Suka Indah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/2), masih diselidiki polisi. Selain kasus kematiannya, polisi juga menyelidiki hilangnya anak bos ayam goreng itu.
Kapolsek Sukatani AKP Wito mengatakan anak korban yang berusia 18 bulan tidak ditemukan di lokasi tewasnya Intan. Diduga anak itu diculik.
"Anaknya tidak ada di tempat, diculik, diajak atau dirayu kita juga belum tahu," kata AKP Wito, Kamis (16/2).
Hilangnya anak korban juga dibenarkan oleh Ketua RT 03/04, Suryadi (45). Ia menduga pelaku pembunuhan Intan yang membawa kabur anak korban.
"Gak ada barang yang hilang, tapi anak jadi korban dibawa sama si pelaku," ungkap Suryadi, Kamis (16/2).
Kakak korban, Mahendra Rara Sinta, mengatakan anak korban yang hilang masih bernama Ahza, berusia 1,5 tahun. Intan sempat membawa anaknya ke toko sebelum ia ditemukan tewas.
"Iya (anaknya diculik), enggak ada di lokasi, umurnya 18 bulan," ucap Mahendra Rara Sinta.
Intan diduga dibunuh oleh karyawannya yang baru 3 bulan bekerja di toko itu. Saat ini polisi masih mencari pelaku. Motif pembunuhan tersebut juga belum diketahui.
