Bos Beras Maknyuss Jadi Tersangka, Saham Induk Usahanya Anjlok

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Beras Maknyuss di swalayan (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Beras Maknyuss di swalayan (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menetapkan Dirut PT Indo Beras Unggul (IBU), produsen beras Maknyuss menjadi tersangka. Diduga, lewat kebijakannya, konsumen dirugikan.

Merespons hal tersebut, saham induk PT IBU, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) terpantau anjlok.

Ilustrasi beras Maknyuss. (Foto: Instagram/officialberasmaknyuss)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi beras Maknyuss. (Foto: Instagram/officialberasmaknyuss)

Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/8), hingga pukul 10.18 waktu JATS, saham AISA anjlok 100 poin (7,75 persen) ke posisi Rp 1.190. Saham AISA sempat menyentuh level tertingginya di Rp 1.300 dan terendahnya di Rp 1.180.

Frekuensi saham AISA ditransaksikan sebanyak 2.112 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 168.731 saham senilai Rp 20,32 miliar.