BPBD DKI Minta OTG Isoman di Rumah: Jangan Sampai Tempat Isoter Penuh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas membersihkan salah satu lorong di Rumah Susun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Senin (20/9/2021). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas membersihkan salah satu lorong di Rumah Susun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Senin (20/9/2021). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, meminta warga Jakarta yang terkonfirmasi COVID-19 dengan tanpa gejala untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kapasitas tempat tidur di tempat isolasi terpusat (isoter) penuh.

kumparan post embed

“Kita menyarankan, meminta kalau masih tanpa gejala atau OTG nya ringan [isolasi] di rumah aja,” kata Isnawa kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/2).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji Foto: Johanes Hutabarat/kumparan

Jangan sampai semua memenuhi banyak isolasi terpusat [isoter] sehingga terkesan Jakarta nih mengerikan [kasus COVID-19].

--Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Aji

Sebagai informasi, untuk saat ini, dari 927 tempat tidur yang tersedia di 6 lokasi isoter, sudah terisi 111 tempat tidur.

Adapun 6 lokasi isoter tersebut yakni, Cik’s Mansion Menteng, Graha Wisata Ragunan Jakarta Selatan, Graha Wisata Taman Mini Jakarta Timur, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jakarta Selatan, Masjid Raya Kyai Haji Hasyim Asy’ari Jakarta Barat, dan Wisma Adhyaksa Puri Loka Jakarta Timur.

Petugas membersihkan lantai di ruang isolasi mandiri pasien COVID-19 di Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Rabu (30/9). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Meskipun begitu, menurut Isnawa, angka keterisian tempat tidur isoter masih terkendali dan berada dalam batas aman.

“Alhamdulillah kan Omicron ini nggak seperti Delta, BOR nya juga kecil, tingkat kematian juga kecil,” pungkas Isnawa.