BPBD: Tak Ada Kerusakan dan Korban Akibat Gempa 4,6 M di Mahakam Ulu, Kaltim

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Titik gempa di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (20/6/2023).  Foto: Twitter/@DaryonoBMKG
zoom-in-whitePerbesar
Titik gempa di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (20/6/2023). Foto: Twitter/@DaryonoBMKG

Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, diguncang gempa 4,6 magnitudo, Selasa (20/6) siang. Lokasinya berjarak 320 kilometer dari Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mahulu, Agus Darmawan, mengatakan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut. Begitu juga dengan korban jiwa.

"Pendataan yang kami lakukan, baik di Kecamatan Long Hubung maupun di Ibu Kota Mahulu yakni Ujoh Bilang, tidak menemukan adanya dampak karena yang dirasakan hanya getaran ringan. Kami juga imbau masyarakat tidak mudah percaya dengan isu susulan gempa, kecuali dari BMKG,” kata Agus dikutip dari Antara.

Agus mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang sumbernya tidak jelas. Kabar mengenai fenomena alam sebaiknya tetap mengacu pada informasi yang disampaikan BMKG.

X post embed

"Jika ada isu lain terkait gempa ini, saya minta warga tidak mudah terpengaruh, jangan mudah percaya dengan kabar hoaks," ujar Agus.

Terpisah, Kepala BMKG Stasiun Sepinggan Balikpapan Kukuh Rubidiyanto mengatakan gempa di Mahulu disebabkan sesar aktif.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, maka gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif dengan mekanisme geser (strike-slip)," kata Kukuh.

Kukuh mengimbau masyarakat di Kabupaten Mahulu, Kota Samarinda, dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id," katanya.