BPIP soal Siswi 'Top 3' Sulsel Tak Lolos Calon Paskibraka: Tak Ada Diskriminasi
·waktu baca 2 menit

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, merespons soal polemik seorang siswi di Sulsel yang dinyatakan tak terpilih dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) ke tingkat nasional. Padahal, CYL masuk peringkat tiga besar.
Rima memastikan, tak ada tindakan diskriminatif dalam proses seleksi tersebut.
"Setiap proses itu juga dimonitor oleh BPIP. Jadi tidak ada tindakan diskriminasi tersebut," kata Rima dalam jumpa pers di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat (29/5).
Dia mengeklaim, BPIP telah membentuk tim untuk terjun langsung melihat polemik yang terjadi.
"Kami di BPIP juga ketika mendapatkan laporan-laporan, kami langsung menerjunkan tim untuk melihat apakah isu tersebut berkembang sesuai apa yang disampaikan ya, dan kami mengecek memastikan bahwa penanganannya itu sesuai dengan peraturan yang ada," ucap Rima.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar melihat polemik yang terjadi secara menyeluruh dan komprehensif. Apalagi, saat ini dalam suasana peringatan Hari Lahir Pancasila.
"Dan kita semua mendukung agar justru dengan peringatan Hari Lahir Pancasila terjadi harmonisasi, persatuan semuanya," ungkap dia.
Sebelumnya, beredar narasi di media sosial tentang seorang siswi berinisial CYL yang disebut gagal menjadi anggota Paskibraka nasional mewakili Sulawesi Selatan usai namanya dicoret dari 10 besar peserta Paskibraka.
CYL disebut digantikan oleh orang lain yang tidak masuk 10 besar peserta Paskibraka.
Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengungkapkan alasan CYL tak lolos. Ia mengatakan, CYL punya kondisi penglihatan kurang tajam dan telapak kakinya datar.
"Kalau bukan karena matanya, penglihatannya agak kabur. Kemudian kakinya juga ada, apa istilahnya, flat foot atau telapak kaki datar," ungkap Jufri, Selasa (26/5).
Selain itu, meskipun punya nilai yang bagus, masih ada peserta lain yang mengungguli CYL.
"Sejak tahapan seleksi calon peserta ke Jakarta, sudah ada peserta lain yang memiliki nilai lebih tinggi dari CYL," kata Jufri.
Meski gagal menjadi Paskibraka di tingkat pusat, CYL tetap akan bertugas menjadi Paskibraka di tingkat Provinsi Sulsel.
