BPN: Di Debat, Prabowo Jadi Simbol Leadership, Sandi Simbol Manajerial

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak di Hotel Shangri-la. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak di Hotel Shangri-la. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 memastikan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memberikan kejutan dalam debat kelima. Salah satunya fokus membicarakan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

"Banyak kejutan, misal, kita akan memenuhi janji politik Pak Jokowi yang enggak pernah tercapai, yaitu pertumbuhan ekonomi tujuh persen," kata koordinator juru bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Dahnil menegaskan Prabowo-Sandi memiliki banyak cara untuk mewujudkan hal itu, yakni dengan mendorong revitalisasi pertanian dan meningkatkan industrialisasi. Dalam debat nanti, kata Dahnil, Prabowo-Sandi juga akan saling melengkapi.

"Pak Prabowo akan menyampaikan sifatnya leadership statement terkait dengan ekonomi, kemudian dengan sosial dan sebagainya. Sandi akan banyak menyampaikan banyak statement secara manajerial gitu, ya," ucap Dahnil.

Capres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto tiba di lokasi Debat Final Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, (13/4). Foto: Moh Fajri/kumparan

"Jadi Prabowo simbol leadership, Bang Sandi simbol manajerial, beliau lebih banyak bicara operasionalistik program yang sudah kami bangun," lanjut Dahnil.

Dahnil mengungkapkan tidak menutup kemungkinan Prabowo saat debat nanti akan bersikap keras. Terutama saat menyinggung kepentingan nasional.

"Kalau Anda perhatikan debat 1 ,2, 4, Pak Prabowo terkait serangan pribadi, biasa, sabar saja. Tapi kalau serangan terhadap kepentingan bangsa, Pak Prabowo bersikap tegas, keras," pungkas Dahnil.

Debat kelima digelar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5). Debat akan mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri, yang dimoderatori Balques Manisang dan Tomy Ristanto.