kumparan
22 Feb 2019 16:58 WIB

BPN soal Penguasaan Lahan: Prabowo Justru Menyelesaikan Masalah

Jubir BPN, Ahmad Riza Patria angkat bicara mengenai polemik kepemilikan lahan HGU Prabowo Subianto. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Pembahasan soal kepemilikan lahan Hak Guna Usaha (HGU) Prabowo Subianto jadi perdebatan panjang. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi menganggap hal tersebut sebagai serangan pribadi dari Jokowi.
ADVERTISEMENT
Sejak awal, BPN mengklaim bahwa pernyataan Jokowi soal lahan HGU Prabowo dalam Debat Pilpres kedua, Minggu (17/2), adalah bentuk serangan personal.
Jubir BPN Prabowo - Sandi, Ahmad Riza Patria justru membela kepentingan Indonesia. Sebab, lahan yang berada di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah itu nyaris jadi milik asing.
"Lahan itu justru mau diambil alih asing. Ada Singapura dan Malaysia yang minat, bahkan ada Inggris. Prabowo itu artinya mengambil alih masalah dan menyelesaikan masalah saat itu," tutur Riza di Jakarta, Kamis (21/2).
Riza juga mengapresiasi pernyataan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK terkait kepemilikan lahan HGU Prabowo. JK mengaku mengetahui soal lahan tersebut dan ia sendiri yang memberikan izin kepada Prabowo untuk mengambil alih.
Prabowo saat di rumah dinas Jusuf Kalla. Foto: Kevin S/kumparan
"JK ini orang yang bijaksana dan objektif, bicara apa adanya. Karena waktu itu beliau juga yang bilang kepada Agus Martowardoyo, jangan kasih kepada yang lain, kasih kepada pribumi," kata Riza.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa lahan HGU milik Prabowo memang tak bermasalah. Karenanya, ia meminta kepada semua pihak untuk menghentikan perdebatan tersebut.
"Memang tidak ada masalah. Apa saya pernah bilang masalah? Enggak kok. Saya hanya menyampaikan bahwa ada kepemilikan sejumlah itu, enggak memasalahkan itu ilegal atau itu enggak, enggak ada, jangan ditarik ke mana-mana," kata Jokowi usai menghadiri pengarahan saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf untuk TPS di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2) malam.
Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan