BRI Bagi-bagi 1.500 BRIZZI Gratis di Perayaan Hari Oeang ke-71

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Uang Elektronik BRI, BRIZZI (Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Uang Elektronik BRI, BRIZZI (Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan)

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut berpartisipasi pada kegiatan Puncak Perayaan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-71 dengan tema “Kerja Nyata Membangun Negeri”.

Acara yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2017 dan bertempat di Kantor Pusat Kementerian Keuangan RI tersebut turut dihadiri Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Direktur Strategi Bisnis dan Keuangan BRI Haru Koesmahargyo beserta jajaran direksi HIMBARA lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan family gathering serta kegiatan olahraga lari dan fun bike dengan nama “Oeang Run”. BRI sendiri membagikan tak kurang dari 1.500 uang elektronik BRIZZI secara gratis pada peserta acara tersebut.

“Partisipasi BRI dalam membagikan kartu BRIZZI ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan gerakan nasional non tunai (Cashless society) di Indonesia,” ujar Haru dalam keterangannya dikutip kumparan (kumparan.com), Sabtu (28/10).

Hingga akhir September 2017, tercatat lebih dari 7,6 juta kartu BRIZZI yang beredar di seluruh Indonesia.

Hari Oeang pertama kali ditetapkan jatuh pada 30 Oktober 1946 untuk memperingati peristiwa beredarnya Oeang Republik Indonesia (ORI). Sejarah membuktikan bahwa ORI telah berhasil menjadi alat pemersatu bangsa sekaligus lambang kedaulatan Indonesia.

Sejalan dengan semangat menjaga kedaulatan tersebut, BRI berkomitmen untuk hadir di seluruh pelosok nusantara guna memberikan akses keuangan yang terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Unit kerja BRI yang berjumlah 10.660 unit kerja operasional dan 357.679 jaringan kerja e-channel serta 138.312 agen BRILink tersebar dari Sabang hingga Merauke dan Miangas serta Pulau Rote. Keberadaan BRI sebagai agent of development dan national capacity building juga berkontribusi dalam pemerataan pembangunan serta pengentasan kemiskinan di Indonesia.