kumparan
14 Agustus 2019 15:56

Brigadir Hedar Dikenal Dekat dengan Warga Distrik Usir, Papua

Briptu Hedar, personel Ditreskrimsus Polda Papua yang gugur, KKB Papua
Briptu Hedar, personel Ditreskrimsus Polda Papua yang gugur saat upaya penegakkan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua. Foto: Instagram @polresta_bandarlampung
Distrik Usir menjadi medan tugas terakhir Brigadir Polisi Anumerta Hedar, sebelum tewas di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pada Minggu (11/8). Belakangan diketahui, anggota Ditkrimum Polda Papua itu memiliki kedekatan dengan warga setempat.
ADVERTISEMENT
“Dia memiliki kedekatan dengan masyarakat sana. Masyarakat sana cukup dekat dengan korban,” kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (29/7). Foto: Mirsan Simamora/kumparan
Bahkan warga setempat sering berinteraksi dengan Hedar. Selain itu, Hedar yang sudah kerap turun langsung dalam berbagai operasi di kawasan Papua cukup menguasai wilayah operasinya.
“Korban cukup menguasai wilayah di sana, termasuk Bripka Alfonso juga cukup menguasai wilayah sana,” ucap Dedi.
Pelepasan jenazah Brigadir Polisi (Anumerta) Hedar di Bandara Mozes Kilangin Timika
Pelepasan jenazah Brigadir Polisi (Anumerta) Hedar di Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (13/8). Foto: Dok. Sevianto
Polisi sampai saat ini masih mendalami kasus penyanderaan berujung tewasnya Brigadir Hedar. Termasuk kemungkinan bahwa Hedar dipanggil oleh warga setempat, kemudian dijebak oleh KKB.
“Tentang itu masih di dalami, belum dapat informasi terkait hal tersebut. Masih di dalami semuanya,” tutup Dedi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan