Brigjen Prasetijo Perintahkan Bawahan Bakar Surat Jalan Djoko Tjandra

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap strategi Brigjen Prasetijo Utomo menghilangkan barang bukti berupa surat jalan alias ‘surat sakti’ untuk buronan Djoko Tjandra.
Upaya tersebut dilakukan Brigjen Prasetijo usai kasus ‘surat sakti’ menghebohkan publik. Namun, hal itu berhasil digagalkan.
“Yang bersangkutan telah menghalangi, mempersukar penyelidikan. Menghancurkan dan hilangkan barang bukti. Hal ini dikuatkan keterangan beberapa saksi yang bersesuaian," kata Sigit di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (27/7).
"BJPU sebagai pejabat Polri menyuruh Kompol Joni Andrianto untuk membakar surat yang digunakan,” tambah Sigit.
Sigit menyebut, atas usaha menghilangkan barang bukti tersebut, Brigjen Prasetijo juga dijerat Pasal 221 KUHP ayat ke-2. Dalam hal ini, surat yang ingin dibakar yakni surat jalan dan surat keterangan bebas COVID-19 Djoko Tjandra.
“Selanjutnya konstruksi hukum ketiga, terkait pelanggaran 221 ayat ke 2 KUHP. Yang bersangkutan telah menghalangi mempersukar penyelidikan,” ujar Sigit.
Lebih lanjut Sigit menegaskan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut. Sejauh ini sebanyak 20 saksi telah diperiksa termasuk pengacara Djoko Tjandra.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Saksikan video menarik di bawah ini.

