Brimob Polda Sumbar Turun Langsung Tangani Banjir Bandang di Solok

Personel Brimob Polda Sumatera Barat turun langsung ke lokasi banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok pada Senin (21/9) malam. Mereka juga membawa sejumlah peralatan untuk membantu menangani kerusakan bangunan.
Dari keterangan yang diterima kumparan pada Selasa (22/9), terdapat dua tim yang diterjunkan. Mereka menggelar apel terlebih dahulu pada pada pukul 20.20 WIB di hari kejadian.
"Tim 1 SAR dari Mako Padang Sarai Kota Padang 2 SSK DPP Dansat Brimob Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K.,M.H," ujar keterangan itu.
"Tim 2 SAR dari Mako Yon B Kota Padang Panjang 1 Peleton DPP Lakhar Danki 1 Yon B Por Ipda Liza Atmaja Putra," tambahnya.
Adapun peralatan yang dibawa oleh Brimob Polda Sumbar adalah sebagai berikut:
1. Life jacket (pelampung): 60 buah
2. Tali karmantel: 2 buah
3. Helm SAR: 75 buah
4. Cangkul: 40 buah
5. Sekop: 40 buah
6. Genset: 1 buah
7. Chain saw: 2 unit
8. HT: 30 unit
9. Karabiner: 10 buah
10. Body harness: 5 buah
11. Ransus water treatment: 2 unit
12. Randurlap: 1 unit
13. Ransus SAR: 1 unit
14. Bus: 5 unit
15. Truk: 2 unit
16. Ranjab Maung: 1 unit
17. Ranjab Isuzu MU-X: 1 unit
18. Ran Suzuki Vitara: 1 unit
19. Ran pick-up Mitsubishi Strada
"Pukul 21.00 WIB personel berangkat menuju lokasi bencana," tulis keterangan itu.
Adapun banjir bandang ini membuat sejumlah bangunan pemerintahan daerah setempat rusak, yakni kantor Dinas PU dan kantor Dinas Kesehatan.
Wakil Bupati Solok Candra mengatakan hingga Selasa (22/9), dua orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. Sementara itu, empat orang mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan medis.
Sejumlah kendaraan juga dilaporkan tertimbun material banjir. Pendataan dampak bencana masih dilakukan, termasuk terhadap kantor pemerintahan dan rumah warga yang terdampak.
