BRIN Pastikan Tulang Raksasa yang Ditemukan di Pantai Selayar adalah Paus

16 Februari 2022 9:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap temuan tulang raksasa di bibir pantai Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan adalah golongan mamalia laut yakni paus.
ADVERTISEMENT
Peneliti mamalia laut di BRIN, Sekar Mira, mengungkapkan, hal tersebut dibuktikan dari tulang rahang bawah yang memiliki gigi. Bentuk tulang dan karakteristik tersebut dimiliki oleh paus sperma.
"Dari tulang-tulang yang dipegang oleh bapak di gambar itu adalah tulang rahang bawah dari paus sperma (sperm whale). Bisa dilihat tulang rahang bawah yang memiliki gigi," terang Sekar Mira kepada kumparan, Selasa (15/2).
Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2). Foto: Dok. Istimewa
Selain itu, imbuh Mira, pada foto lainnya menunjukkan tumpukan tulang-tulang yang diduga merupakan tulang paus bagian dada.
"Untuk mengetahui kenapa mamalia laut tersebut bisa melintasi perairan itu, kita juga harus tahu jenisnya. Ada jenis yang memang cosmopolitan, artinya umum dijumpai secara global," imbuhnya.
Menurut Mira, setiap terjadi penemuan bangkai atau tulang mamalia dan ikan raksasa di laut sebaiknya dilakukan kajian lebih dalam untuk menambah fakta baru lainnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya diberitakan, tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Penemuan ikan misterius yang disebut sebesar kapal pelni tersebut viral di media sosial.
Camat Pasilambena Selayar, Patta Bau, mengatakan tulang-tulang tersebut pertama kali ditemukan petugas Syahbandar bernama Hasan. Dia menemukan tulang berserakan di bibir pantai Dusun Kawau, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Minggu (6/2) lalu.
"Tulang itu ditemukan di pinggir pantai," kata Patta Bau kepada kumparan, Senin (14/2).
Saat ini tulang-tulang itu diamankan di kantor kecamatan setempat. Ada 11 bagian tulang yang ditemukan.