Bripda Waldi Samarkan Sosoknya, Pakai Wig Mondar-mandir di Rumah Erni
·waktu baca 1 menit

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, mengungkapkan bahwa Bripda Waldi Aldiyat (22 tahun), Propam Polres Tebo, mencoba menyamarkan sosoknya dengan cara memakai wig.
Itu terjadi setelah Waldi membunuh Erni Yuniati (37), dosen sekaligus Ketua Program Studi S1 Keperawatan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo.
Pembunuhan itu terjadi di rumah Erni di Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, Sabtu dini hari (1/11).
"Pelaku menggunakan wig setelah terjadi pembunuhan. Wig digunakan pelaku untuk menutupi identitas dirinya saat aksinya memindahkan motor dan mobil korban," kata Natalena saat dihubungi kumparan, Senin (3/11).
Mengapa Waldi memindahkan mobil-motor?
"Agar terkesan bahwa telah terjadi pembunuhan dari pencurian dengan kekerasan," ujarnya.
Waldi Sebut Erni Cemburu
Waldi-Erni berkenalan sejak April 2025 melalui Instagram. Mereka tukaran nomor hp dan saling berkomunikasi. Keduanya sama-sama belum berkeluarga.
Dalam hubungan mereka berdua ini, Erni kerap memberikan uang untuk Waldi.
"Berdasarkan keterangan pelaku, korban cemburu dengan pacar pelaku dan membandingkan-bandingkan. Lalu korban menghina pelaku dengan kata-kata yang menyakitkan pelaku, maka terjadi cekcok," ujar Natalena.
