Bripka Iwan Sarjana Jalani Trauma Healing

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bripka Iwan Sarjana. (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Bripka Iwan Sarjana. (Foto: Dok. Istimewa)

Bripka Iwan Sarjana, anggota Densus 88 Antiteror yang disandera oleh napi teroris dalam peristiwa kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit. Iwan juga mendapat trauma healing atas peristiwa penyanderaannya tersebut.

"Sekarang (Iwan) masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, memang ada beberapa luka yang perlu dirawat dan perlu pendampingan masalah trauma healing untuk kembali ke kondisi semula" ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jumat (11/5).

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Iwan sendiri dibebaskan napi teroris setelah disandera sejak Selasa (8/5) malam di Mako Brimob. Ia dibebaskan pada Kamis (10/5) pukul 00.00 WIB.

Dalam kerusuhan di Mako Brimob 5 anggota Polri dan 1 orang napi teroris, tewas.

“Ini rekan kami lima gugur sudah di (RS Polri) Kramat Jati,” ucap Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol M Iqbal, Rabu (9/5).

Mereka adalah Briptu Luar Biasa Anumerta Fandi Setio Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto, dan Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi.

Sementara satu napi teroris yang tewas bernama bernama Beni Samsu Trisno. Beni yang merupakan napi untuk kasus teroris di Pekanbaru. Dia terpaksa dilumpuhkan polisi karena berusaha merebut senjata milik petugas. Jenazah Beni hingga kini masih di RS Polri Kramat Jati, belum diambil pihak keluarga.