Buaya Raksasa Muncul di Permukiman Warga yang Terendam Banjir di Makassar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Buaya besar muncul di pemukiman warga yang terendam banjir di daerah Tamangapa, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel, Rabu (11/2/2025).  Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Buaya besar muncul di pemukiman warga yang terendam banjir di daerah Tamangapa, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel, Rabu (11/2/2025). Foto: Istimewa

Seekor buaya berukuran raksasa muncul di pemukiman warga yang terendam banjir di daerah Tamangapa, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel, Rabu (11/2) malam. Kemunculan buaya sempat menghebohkan warga sekitar.

Warga sempat merekam kemunculan buaya besar yang diperkirakan panjangnya 5 meter itu. Di video yang beredar, tampak buaya dengan santai berenang di sekitar rumah warga di Kecamatan Manggala.

Kemudian dalam video lain, warga bersama petugas berusaha menangkapnya dengan alat seadanya. Buaya sempat melawan namun akhirnya berhasil ditangkap.

video from internal kumparan

Buaya kemudian dibawa ke kantor Damkar Makassar. Rencananya akan diserahkan ke BBKSDA Sulsel.

Terkait kemunculan buaya di permukiman warga yang dilanda banjir itu langsung direspons oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Ia memerintahkan petugas untuk melakukan penangkapan agar tidak ada korban.

Buaya besar muncul di pemukiman warga yang terendam banjir di daerah Tamangapa, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel, Rabu (11/2/2025). Foto: Istimewa

Sementara itu, Kadis Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan, pihaknya langsung bergerak menangkap buaya itu.

“Alhamdulillah sudah kami amankan tidak lama setelah diperintahkan Pak Wali. Dan sekarang buaya itu ada di kantor kami dan akan diserahkan ke BBKSDA,” ucap Mancu, sapaan Hasanuddin, secara terpisah.

Ia mengimbau warga yang terdampak banjir agar selalu waspada. Sebab, kata dia, tidak menutup kemungkinan masih terdapat buaya lain atau ular yang berpotensi masuk ke permukiman.

“Kalau ada seperti itu segera melapor dan selalu berhati-hati,” katanya.