Budi Gunadi Menghadap Prabowo, Lapor Program CKG hingga Pembangunan RS
ยทwaktu baca 2 menit

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6). Budi melaporkan perkembangan berbagai program unggulan di bidang kesehatan.
"Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadap Presiden Prabowo Subianto," demikian keterangan unggahan akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, dikutip Rabu (10/6).
Salah satu program yang dilaporkan adalah terkait Cek Kesehatan Gratis (CKG). Lewat program ini, lebih dari 70 juta penduduk telah diperiksa pada 2025 lalu. Kemudian, di tahun ini, sudah ada 42,3 juta peserta dari 38 provinsi.
"Tidak hanya berhenti pada deteksi dini, program CKG mulai tahun ini memprioritaskan upaya pengobatan dan penyembuhan oleh petugas Puskesmas dengan pemberian obat dan monitoring secara gratis kepada masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes," ujarnya.
Selain soal CKG, Budi juga menyampaikan perkembangan penanggulangan penyakit TBC. Sejak program ini diluncurkan, jumlah kasus TBC sudah ditekan sebanyak 1,08 juta atau turun dari yang sebelumnya mencapai 10,9 juta kasus.
"Semakin banyak yang terdeteksi maka semakin mudah dan cepat pula untuk diobati. Inovasi penanggulangan TBC tahun ini terdiri dari integrasi deteksi dengan CKG, layanan one-stop service atau OSS di mana pelayanan skrining, diagnosis dan pengobatan TBC dilakukan di satu Puskesmas pada hari yang sama," jelasnya.
Lalu, Budi juga melaporkan soal perkembangan peningkatan kualitas layanan pada 66 RSUD di daerah 3T. Di 2025, sudah ada 20 dari target 22 RSUD yang sudah selesai dibangun, 10 di antaranya telah beroperasional.
"Di tahun 2026, 14 dari 20 sudah mulai dibangun, dan di tahun 2027, masih ada 24 RSUD dalam perencanaan," ungkapnya.
Di sisi lain, Budi juga melaporkan terkait pendistribusian 905 alat kesehatan utama untuk 258 kabupaten/kota. Alat utama tersebut terdiri dari Cathlab, CT Scan, Mamografi, MRI dan Linac.
Kemudian, Budi juga mengungkapkan Rumah Sakit Umum Pusat Jayapura di Papua sudah selesai dibangun dan siap diresmikan Prabowo. Rumah sakit ini nantinya tidak hanya menjadi hub untuk kawasan timur Indonesia, tapi juga untuk kawasan Pacific dan Oceania.
Pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat di Riau juga menjadi salah satu laporannya. Pembangunan rumah sakit ini sudah mencapai angka 85 persen, ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang. Rumah Sakit ini diharapkan dapat mengurangi masyarakat di Riau dan sekitarnya berobat ke luar negeri, terutama ke Malaysia dan Singapura.
"Untuk rencana ke depan, Menkes juga melaporkan upaya untuk merevitalisasi RSUD di 514 Kabupaten/Kota beserta tata kelolanya. Dan juga program revitalisasi 10.000 Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di seluruh kecamatan & kelurahan," pungkasnya.
