Buka Inacraft, Jokowi Minta Produksi Kerajinan Tangan Ditingkatkan

Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan The 21st Jakarta Handicraft Trade Fair (Inacraft). Dalam kesempatan itu, Jokowi memuji kualitas kerajinan tangan asal Indonesia yang dianggapnya sudah semakin baik.
"Kualitas produk semakin baik dan itu yang memang kita inginkan agar produk kerajinan Indonesia naik kualitas, naik daya saing, dan naik pamornya, kualitas ekspornya," kata Jokowi dalam pidatonya di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (24/4).
Meski produk kerajinan tangan sudah dianggap punya kualitas baik, Jokowi meminta para pengrajin tetap meningkatkan mutu produknya. Peningkatan mutu diharapkan bisa meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Saat ini, Jokowi melihat produk kerajinan tangan Indonesia belum bersaing secara global. Padahal potensi penyerapan tenaga kerjanya tinggi.
"Jumlah kerajinan 700 ribu unit usaha yang menyerap 1,3 juta tenaga kerja. Terus meningkat. Padahal itu baru 1,26 persen dari total pasar dunia. Masih sangat kecil sekali dan kita tingkatkan," jelasnya.
"Meningkatkan kualitas produk kemudian brand-brand ditingkatkan," imbuhnya.
Tak hanya itu, Jokowi juga mendukung pengembangan produk Inacraft dilakukan lewat jalur online. Hal itu dapat membantu sistem pemasaran di tingkat mancanegara
"Tadi sudah disampaikan bahwa sedang dikembangkan Inacraft online saya sangat mendukung. Sehingga setiap calon pembeli di mancanegara dapat mengakses produk- produk lewat online sistem," pungkasnya.
Peresmian ini juga dihadiri Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sejumlah kepala daerah lainnya.
