Buku ‘Aku Berani Tidur Sendiri’ Sudah Tak Beredar di Gramedia

Buku anak 'Aku Berani Tidur Sendiri' yang sedang menjadi perbincangan hangat di dunia maya telah hilang dari peredaran. Hal ini terbukti setelah kumparan mendatangi salah satu toko buku Gramedia di Mall Pejaten Village, Jakarta, Senin (20/2).
Buku tersebut sudah tidak dijual di Gramedia Pejaten. Untuk memastikan hal itu, dilakukan pengecekan dengan mencari stok buku tersebut di komputer pencari buku di toko itu.
Setelah dilakukan pengecekan, angka stok yang ditampilkan di layar komputer menunjukkan angka 0. Artinya, stok buku tersebut telah habis atau telah tidak beredar lagi di Gramedia.
Manager Public Relation PT Gramedia Asri Media, Rezza Patria Wibowo, menegaskan pihaknya telah lama menarik stok buku tersebut dari toko.
"Buku tersebut sudah kami tarik sekitar dua bulan lalu dari Gramedia seluruh Indonesia. Sekitar akhir Desember atau Januari lalu," kata Rezza.

Sementara itu, situs www.parcelbuku.net masih menyediakan stock buku anak terbitan Tiga Serangkai itu. Buku itu dijual dengan harga Rp 17.600 per buku. Itu adalah harga diskon dari harga awal Rp 22 ribu. Selain harga buku, halaman penjualan itu juga mencantumkan sinopsis singkat isi buku tersebut.
PT Tiga Serangkai telah bersuara terkait polemik buku ini. Tiga Serangkai menjelaskan bahwa pihaknya menerbitkan buku tersebut dengan tujuan untuk membantu orang tua menjelaskan kepada anak-anak mereka tentang pentingnya melindungi diri dari orang-orang yang berniat tidak terpuji terhadap mereka, dan membekali anak cara melindungi diri dari ancaman penyakit dan kejahatan seksual, juga memberikan informasi seputar pengetahuan dasar seksual sejak dini.
PT Tiga Serangkai menegaskan, bagi pembeli yang merasa dirugikan, bisa mengembalikan buku ‘Aku Berani Tidur Sendiri’ dan akan ditukarkan dengan buku lain, ataupun uang pembelian buku akan dikembalikan.

Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri' adalah buku cerita anak yang diterbitkan oleh Tiga Serangkai. Buku ini viral di dunia maya diakibatkan oleh konten yang ada di dalamnya.
Konten yang terdapat di dalam buku anak-anak ini yang dinilai memiliki unsur pornografi di dalamnya. Sehingga, buku ini tidak layak dibaca oleh anak-anak.
