Bule Rusia Buronan Interpol Kabur dari Imigrasi Ngurah Rai Bali

Buronan Interpol berkebangsaan Rusia bernama Andrew Anyer alias Andrei Kovalenka kabur dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kamis (11/2), pukul 13.20 WITA.
Bule tersebut kabur saat mendapat kunjungan temannya bernama Ekaterina Trubkina. Hingga Sabtu (13/2), petugas Imigrasi belum menemukan keberadaan Andrew.
Kasi Informasi Kanim Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra, mengatakan, pelarian Andrew bermula saat proses pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi, Kamis (11/2).
Sebelumnya, Rabu (3/2) lalu, Andrew dinyatakan bebas dari hukuman penjara 1 tahun 6 bulan karena memesan narkotika jenis hasis (resin ganja) melalui media sosial pada 2019.
Andrew lalu dipindahkan ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk menjalani proses pendeportasian. Ternyata, Kantor imigrasi penuh dan Andrew terpaksa dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi Ngurah Rai.
Saat proses administrasi dalam rangka penyerahan kepada Interpol, Andrew dikunjungi teman perempuan bernama Ekaterina Trubkina
“Namun saat proses pemeriksaan berlangsung yang bersangkutan menyelinap dari dalam ruang pemeriksaan dan melarikan diri,” kata Suhendra, Sabtu (13/2).
Petugas yang kebobolan lalu mencari Andrew di seluruh kawasan kantor imigrasi, namun hasilnya nihil. Petugas lalu mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Pada saat lari Andrew memakai sepatu atau sendal berwarna oranye dan teman wanitanya memakai sepatu keds berwarna hitam,” kata Suhendra.
Imigrasi telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran kepolisan, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Konsulat Kehormatan Rusia dan Konsulat Kehormatan Ukraina di Bali dan Kantor Otoritas Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, maskapai penerbangan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan untuk mengidentifikasi keberadaan Andrew.
Bagi warga yang melihat Andrew dan Ekaterina, Suhendra meminta menghubungi aparat Kantor Imigrasi Ngurah Rai melalui nomor 081236956667 atau Suhendra sendiri melalui nomor 082165055256.
