Bule yang Buang Motor di Laut Bali Sempat Gelar Pesta hingga Bisnis Properti

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sergey Kosenko dideportasi menuju Moskow, Rusia. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sergey Kosenko dideportasi menuju Moskow, Rusia. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Sergey Kosenko (33) tak cukup menggegerkan warga Bali dengan aksinya membuang sepeda motor ke laut pada Desember 2020. Pria asal Rusia itu juga sempat menggelar private party pada 21 Januari 2021. Ia menjadi panitia penyelenggara acara tersebut.

“Pesta apa yang digelar pada intinya mereka mengumpulkan massa, mereka ramai dan jelas melanggar protokol kesehatan. Mereka sangat dekat dan mereka tidak pakai masker sehingga inilah tindakannya, orang bersalah ya kita deportasi,” kata Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Minggu (24/1).

Jamaruli mengatakan, Kemenkumham Bali juga menemukan penyalahgunaan visa oleh Sergey. Ia kerap mengaku marketing sekaligus investor bisnis properti saat bertemu dengan teman-temannya.

kumparan post embed

Sergey mengaku mulai menjalankan bisnis properti pada Oktober 2020 saat tiba di Bali. Ia masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 31 Oktober 2020. Ia menggunakan visa kunjungan yang berlaku hingga 29 Desember 2020. Ia sempat memperpanjang visa tersebut hingga 28 Januari 2021.

“Jadi, usaha dia adalah bisnis properti tapi itu harus didalami lagi. Prosedurnya juga harus jelas. Ini kalau dikatakan investor belum, karena izin tinggalnya masih izin tinggal kunjungan. Untuk investor itu butuh KITAS," tegas Jamaruli.

Atas perbuatan itu, Sergey dideportasi ke Rusia pada Minggu (24/1). Ia melanggar Pasal 75 ayat (1) dan Pasal 122 huruf a Jo Pasal 123 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

embed from external kumparan