Buntut Kasus Ade Armando, Kaesang Akan Sowan ke Sultan HB X?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep usai menghadiri acara dialog bersama pengusaha dan pendeta tiga aras di Empire Palace, Surabaya, Sabtu (2/12/2023). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep usai menghadiri acara dialog bersama pengusaha dan pendeta tiga aras di Empire Palace, Surabaya, Sabtu (2/12/2023). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Pernyataan kontroversial caleg PSI, Ade Armando, soal Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai politik yang sesungguhnya menimbulkan polemik. Sejumlah warga Yogya menggelar aksi dan bahkan melaporkan Ade Armando.

Setelah peristiwa itu, muncul kabar Ketum PSI Kaesang Pangarep akan sowan ke Gubernur DIY yang juga Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Benarkah kabar tersebut?

"Belum tahu (soal rencana Kaesang bertemu Sultan). Belum, belum tahu," kata Ketua DPW PSI DIY Kamaruddin saat dikonfirmasi terkait kabar itu, melalui sambungan telepon, Kamis (7/12).

Sementara itu, Sri Sultan juga mengaku belum mendapatkan informasi apakah Kaesang akan bersilaturahmi dengan dirinya.

"Nggak ngerti saya, enggak ada komunikasi, saya enggak tahu," kata Sultan ditemui di sela-sela acara Anugerah Meritokrasi 2023 KASN di Marriot Hotel Yogya di Kabupaten Sleman, Kamis (7/12).

Sejumlah warga Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas budaya Patembayan Nusantara menggelar aksi Larung Sukerta membersihkan Yogyakarta dari pengaruh jahat Ade Armando di Kali Gajah Wong, Gambiran, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

"Mungkin kalau saya ke kantor mungkin baru ada berita (informasi masuk), saya enggak tahu. Yang penting sampai sekarang saya enggak tahu," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Yogyakarta telah melaporkan Ade Armando ke kepolisian karena pernyataan kontroversialnya.

Soal pelaporan ini, Sultan mengatakan itu merupakan hak masyarakat.

"Silakan saja, itu masyarakat kok," kata Sultan.

Di sisi lain, Sultan juga menegaskan dirinya tak menyuruh masyarakat untuk melaporkan Ade Armando.

"Yang penting saya tidak suruh (melaporkan)," kata Sultan.

Ade Armando dalam videonya yang diunggah di akun medsos menyenggol DIY dan Sultan HB X terkait politik dinasti. Saat itu dia mengomentari mahasiswa BEM yang mengecam politik dinasti Jokowi dengan memakai kaus Republik Rasa Kerajaan.

"Anak-anak BEM ini harus tahu dong kalau mau melawan politik dinasti, ya politik dinasti sesungguhnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, gubernurnya tidak dipilih melalui pemilu, gubernurnya adalah Sultan Hamengku Buwono X yang menjadi gubernur karena garis keturunan," ujar Ade Armando.

Analis politik menilai komentar Ade ini berpotensi menggerus suara PSI di DIY maupun capres jagoan mereka.

Ade Armando lalu meminta maaf atas pernyataannya itu.