Bupati Bogor: Pasien Corona di Solo yang Meninggal Ikut Acara di Sentul

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Bogor, Ade Yasin, saat konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (18/1). Foto: Andesta Herli Wijaya/ kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Bogor, Ade Yasin, saat konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (18/1). Foto: Andesta Herli Wijaya/ kumparan

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mengatakan satu pasien positif corona yang meninggal di Solo pernah menghadiri acara di daerahnya.

Pasien itu, kata Ade, menghadiri acara seminar para pengusaha di salah satu hotel di kawasan Kecamatan Babakan Madang atau dulu dikenal dengan kawasan Sentul pada 25-28 Februari 2020.

Ade tidak merinci siapa-siapa saja dan ada berapa orang yang ikut hadir di acara itu. Namun demikian, setelah dia mendapatkan informasi tersebut dari Pemprov Jateng, Ade langsung menerjunkan anak buahnya untuk sterilisasi di hotel itu.

"Kejadian di Babakan Madang (Sentul), tadi kepala dinas sudah tracing," ujar Ade, Kamis (19/3).

collection embed figure

Ade juga mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor sudah mengecek kondisi kesehatan 15 karyawan hotel yang kontak langsung dengan para peserta seminar. Beruntung setelah dicek kesehatannya, para karyawan hotel itu tak ada yang terjangkit positif corona.

Lebih lanjut Ade meyakini pasien positif corona itu tidak terjangkit di Bogor. Musababnya, acara seminar digelar pada 25-28 Februari 2020 di Sentul, sedangkan pasien meninggal di Solo pada Rabu (11/3).

"Ada kemungkinan (pasien corona di Solo) terpapar di bandara atau di tempat yang lain," ujar Ade.

Ade mengaku kesulitan mencari panitia yang menggelar acara seminar pengusaha di Sentul itu.

"Panitia swasta sulit dicari ya. Ini sama kita cari daftarnya dari mana saja yang Kabupaten Bogor. Sterilisasi lanjutan masih, kita lakukan pemantauan kebersihannya tetap kita pantauan," kata Ade. 

kumparan post embed