Bupati Cilacap Sebut 48 Nakes COVID-19 Usai Rawat ABK Corona India, 15 Sembuh
ยทwaktu baca 1 menit

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan ada sebanyak 48 tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Cilacap yang positif COVID-19 usai rawat anak buah kapal (ABK) WN Filipina yang kena corona India. Dari jumlah itu, 15 nakes di antaranya dinyatakan sudah sembuh dan sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing. "Dari 48 nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu, 15 orang di antaranya telah sembuh, sehingga masih tersisa 33 orang yang masih dalam perawatan dan kondisinya stabil karena merupakan orang tanpa gejala (OTG)," kata Tatto, di RS Pricilla Cilacap, Selasa (25/5).

Tatto mengatakan 33 orang nakes itu kini menjalani perawatan intensif di RS Priscilla Medical Center.
"Sambil menunggu hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan di UGM (Universitas Gadjah Mada), apakah itu varian baru atau bukan, maka dilakukan isolasi di Rumah Sakit Pricillia Medical Center," katanya Tatto.
Kepala Dinkes Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan pihaknya berupaya mencegah kemungkinan terjadinya penularan jika hasil pemeriksaan WGS dari para nakes tersebut menunjukkan adanya infeksi virus varian India B1617.
Menurut dia, pihaknya juga terus melakukan tindakan tes, penelusuran, serta perawatan (3T berupa testing, tracing, dan treatment) secara intensif dan sterilisasi lebih banyak.
"Mungkin juga dilakukan pengetatan perjalanan, pengetatan mobilisasi dari teman-teman (nakes) yang diperkirakan terpapar dari anak buah kapal," katanya.
Selain 179 nakes yang diperiksa lebih awal dan ditemukan sebanyak 48 orang yang positif, kata dia, pihaknya melakukan skrining maupun 3T terhadap 127 nakes di RSUD Cilacap dan seluruhnya negatif.
