Bupati Karawang Belum Berencana Buka Sekolah Januari 2021

Kemendikbud telah memberikan lampu hijau bagi daerah yang ingin membuka kembali kegiatan sekolah secara tatap muka mulai Januari 2021 mendatang. Akan tetapi tak semuanya daerah akan mengambil langkah pembukaan tersebut termasuk Karawang.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan masih tingginya kasus penularan virus COVID-19 jadi pertimbangan pihaknya untuk tidak membuka kegiatan sekolah secara tatap muka.
Terlebih, baru-baru ini ditemukan adanya klaster penularan baru di salah satu perguruan tinggi yang makin menegaskan sikap pemerintah Karawang untuk tidak membuka terlebih dulu kegiatan belajar mengajar.
"Ya kemungkinan besar ya sama (tidak membuka tatap muka) jadi apalagi sekarang lonjakannya cukup sangat tinggi ya dan sekarang ada klaster staf pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Karawang jadi ini juga 18 orang walaupun itu staff," ujar Cellica dalam diskusi di Graha BNPB Jakarta, Senin (21/12).
Cellica tak menyebut nama perguruan tinggi itu. Namun berkaca dari kasus penularan corona itu, Cellica memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait formulasi yang tepat bagi pendidikan tinggi dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Khususnya selama masa pandemi ini.
"Nah itu juga akan menjadi bahan evaluasi kami terkait masalah kebijakan dunia pendidikan. Bentuknya sedang kami formulasikan apakah untuk kuliah dulu misalnya seminggu sekali seminggu dua kali itu kami sedang komunikasikan dulu," ucap Cellica.
Kendati demikian, Cellica kembali menegaskan kegiatan sekolah tatap muka tetap belum akan diberlakukan untuk tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA. Ia memilih untuk mencari solusi lain untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar secara daring ketimbang harus mengorbankan kesehatan masyarakatnya yang masih usia sekolah.
"Tapi kalau untuk Paud, SD, SMP, SMA itu kayaknya kami kalau tinggi (kasus penularannya) kami membatalkan dulu kebijakan itu. Jadi kami memprioritaskan kesehatan dulu ya daripada urusan yang memang bisa diselesaikan dicarikan solusi yang terbaik," kata Cellica.
