Bupati Pesisir Selatan Kecam Kasus Pemandu Karaoke Dibuang ke Laut-Ditelanjangi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar. Foto: Dok. Istimewa

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, mengutuk keras tindakan warganya yang melakukan tindakan dugaan persekusi terhadap dua orang perempuan pemandu karaoke kafe di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Dua orang perempuan, berusia 19 tahun dan 24 tahun itu diarak lalu diceburkan ke laut hingga ditelanjangi. Rusma menegaskan, tindakan warga ini sungguh tidak wajar dan tidak manusiawi.

"Cara hukuman yang dilakukan masyarakat setempat tidak wajar, tidak manusiawi cara-cara seperti itu," kata Rusma saat dihubungi kumparan, Selasa (11/4).

Menurut dia, warga mestinya paham bahwa masih ada aparat hukum yang bisa memproses apabila perempuan tersebut memang melakukan pelanggaran hukum.

"Kita kan ada punya aparat hukum, bisa kita proses secara hukum. Kita kan juga punya perangkat Ninik Mamak di Nagari (desa). Bisa kita kembali ke sana dulu," ujarnya.

Rusma mengungkapkan, tindakan warganya tidak bisa ditolerir. Ia meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap warga yang terlibat.

"Caranya tidak benar. Dia (warga) tidak punya kewenangan, kembalikan ke kaum, Ninik Mamak dulu. Kami meminta pihak kepolisian bisa mengusut apa yang menjadi penyebab seperti yang diberitakan," sambungnya.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose menjelaskan, tindakan warga ini buntut amarah lantaran kafe yang menjadi tempat perempuan bekerja sebagai pemandu karaoke itu tetap buka di saat bulan Ramadhan.

Hendra menegaskan kasus ini telah menjadi atensi pihak kepolisian. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan untuk mencari identitas pelaku.

"Untuk perkara, perkara kan perbuatan yang dihukum. Sudah diproses, sudah atensi dan akan segera kami lakukan proses dan memberikan kepastian hukumnya," tegasnya.