Burkina Faso Membara, Massa Bakar dan Jarah Kantor Partai Penguasa
·waktu baca 2 menit

Situasi di Burkina Faso membara pada Minggu (23/1/2022). Pemberontakan tentara jadi penyebabnya.
Demonstran yang mendukung pemberontakan tentara bahkan membakar kantor pusat Partai Gerakan Rakyat untuk Kemajuan (MPP). Partai itu merupakan penguasa di Burkina Faso saat ini.
Laporan jurnalis AFP, lantai dasar kantor pusat MPP di ibu kota Ouagadougou hangus terbakar. Massa yang mengamuk turut melakukan vandalisme.
Untuk membubarkan massa, polisi sampai menembakkan gas air mata.
Sampai saat ini keberadaan Presiden Burkina Faso yang juga Ketua Umum MPP Roch Kabore masih samar. Meski demikian, Menhan Barthélémy Simporé memastikan tidak ada kudeta pemerintahan.
Simporé menambahkan keadaan di ibu kota Ouagadougou sudah kondusif. Rusuh hanya berlangsung di beberapa tempat.
"Saya minta warga tetap beraktivitas normal. Pemerintah akan segera menyampaikan informasi lebih lanjut pada waktunya," ucap Simporé seperti dikutip dari Reuters.
Pemberontakan yang berujung krisis di Burkina Faso dipicu permintaan senjata baru oleh militer. Mereka menganggap persenjataan maupun sumber daya lain yang ada tidak cukup untuk melawan teroris Al-Qaeda.
Permintaan dilakukan usai pada akhir November lalu, 49 tentara Burkina Faso terbunuh akibat serangan Al-Qaeda.
Tuntutan lain tentara Burkina Faso adalah pencopotan Panglima Militer dan Kepala Intelijen. Mereka juga mendesak Pemerintah Burkina Faso memberikan jaminan kesejahteraan bagi tentara yang terluka dan keluarganya.
