Bursa Calon Ketua DPD PDIP Jateng: Mencuat Anak Puan, Hendi-Andika Perkasa

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diah Pikatan O. P. Haprani (Pinka), kader PDIP sekaligus anak Puan Maharani, dalam Pemilu 2024. Foto: Instagram/@dhaprani
zoom-in-whitePerbesar
Diah Pikatan O. P. Haprani (Pinka), kader PDIP sekaligus anak Puan Maharani, dalam Pemilu 2024. Foto: Instagram/@dhaprani

Sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah menggantikan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul.

Tak hanya politisi senior, kini muncul nama Diah Pikatan Orissa Putri Haprani, putri Puan Maharani.

Pinka Haprani merupakan putri sulung Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR Puan Maharani. Pinkan yang juga cucu Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri kini menjadi anggota DPR periode 2024-2029.

Pinka lolos menjadi wakil rakyat melalui Dapil IV Jateng (Sragen, Karanganyar, Wonogiri) pada Pemilu 2024.

Andika Perkasa tiba di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (26/8/2024). Foto: Syawal Darisman/kumparan

Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto membenarkan kemunculan Pinkan dalam bursa pemilihan Ketua DPD. Pinkan bersanding dengan nama nama seperti eks Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, eks Panglima TNI Andika Perkasa, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng hingga Plt Ketua DPD FX Hadi Rudyatmo.

"Ada Mbak Pinkan, Pak Rudi, saya sendiri, Pak Baginda, Bu Agustina. Banyak nanti akan sudah psikotes ini. Pak Andika juga ada, Mas Hendi ada," ujar Sumanto kepada wartawan, Kamis (11/9).

Ia menjelaskan, nama nama itu muncul setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP se Jawa Tengah melakukan penjaringan di 576 kecamatan di 35 kabupaten/kota.

"Ini dalam proses penjaringan di 576 kecamatan dan 35 Kabupaten Kota. Mereka mengusulkan kalau di tingkat kecamatan namanya pengurus anak cabang itu mengusulkan dua nama. Kemudian di tingkat di PC menambahi tiga nama," jelas dia.

Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti di Balai Kota Semarang. Foto: Intan Alliva/kumparan

Ia menyebut, salah satu syarat sebagai Ketua DPD Jateng harus menjadi kader minimal 7 tahun. Nantinya nama-nama itu akan disetorkan ke DPP PDIP untuk kemudian dilakukan pemilihan.

"Itu nama-nama itu diserahkan ke DPP nanti akan diputuskan di sana. Itu urusan ketua umum. Kita hanya menerima," tegas dia.

Meski begitu, ia menegaskan siapa pun yang terpilih menjadi Ketua DPD PDIP Jateng merupakan keputusan terbaik.

"(Pemilihan) Paling lambat Desember. Siapa yang ditunjuk jadi ketua, kita siap menerima," kata Sumanto.