Buruh Indomaret Demo di PIK: Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi demonstrasi buruh pekerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret)  di depan Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara (26/5/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Aksi demonstrasi buruh pekerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret) di depan Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara (26/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Sejumlah buruh yang tergabung dalam serikat pekerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar aksi demonstrasi di depan Menara Indomaret, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Selasa (26/5).

Aksi unjuk rasa ini digelar sejak pagi hari oleh para pekerja yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Banten, hingga Purwakarta.

Aksi massa gabungan dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN) ini dipicu oleh penolakan buruh terhadap sejumlah kebijakan, salah satunya terkait penghapusan upah lembur tunai pada hari libur nasional.

Aksi demonstrasi buruh pekerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret) di depan Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara (26/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Dalam aksi turun ke jalan tersebut, massa menyuarakan enam poin tuntutan utama kepada pihak manajemen, yakni:

1. Tolak penghapusan upah lembur hari libur nasional

2. Hentikan intimidasi dan pemaksaan terhadap pekerja

3. Lawan union busting dan intervensi serikat pekerja

4. Hentikan PHK ilegal berkedok pengunduran diri

5. Tolak peraturan perusahaan yang merugikan pekerja

6. Segera bentuk PKB yang adil dan bermartabat

Aksi demonstrasi buruh pekerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret) di depan Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara (26/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pengurus Infokom FSPMI, Agung, yang juga turut hadir dalam aksi demonstrasi, mengonfirmasi bahwa estimasi massa yang hadir di lokasi mencapai lebih dari seribu orang.

"Jumlah estimasi massa kurang lebih sekitar 1.000 sampai 1.500," ungkap Agung saat dimintai keterangan, Selasa (26/5).

Agung mengungkapkan bahwa setelah melakukan orasi di PIK, massa aksi kini bergeser menuju Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk melakukan perundingan langsung dengan jajaran direksi.

"Jam 2 siang ini diterima oleh kementerian dan ditemukan oleh beberapa direksi dari PT Indomarco sendiri. Sedang bergerak menuju kementerian. Seluruh teman-teman beserta mobil komando bergerak ke sana," jelasnya.

Agung juga memastikan bahwa seluruh rangkaian aksi unjuk rasa, baik di PIK maupun selama pergeseran menuju Kemenaker, berjalan dengan aman tanpa adanya kericuhan.

"Semua berjalan dengan tertib, dengan baik ya, tidak ada sesuatu hal yang bentuknya rusuh atau chaos gitu ya, tidak ada. Semuanya kondusif," pungkasnya.