Bus ALS Tabrak 2 Pelajar di Pasaman Barat, 1 Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi bus ALS usai menabrak pengendara motor di Jalan Lintas Umum Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/5). Satu orang tewas dalam insiden tersebut. Foto: Dok. Polres Pasaman Barat
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi bus ALS usai menabrak pengendara motor di Jalan Lintas Umum Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/5). Satu orang tewas dalam insiden tersebut. Foto: Dok. Polres Pasaman Barat

Bus ALS kembali mengalami kecelakaan, kali ini menabrak pengendara motor di Jalan Lintas Umum Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/5). Korban merupakan dua orang pelajar, satu di antaranya tewas di lokasi kejadian.

Korban tewas bernama Hafizul Aldy Harahap (16 tahun). Sementara korban lainnya ialah Ardan Ardianyah (15) mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kasat Lantas Polres Pasaman, AKP Nanin Aprilia Fitriani, mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Ardan diduga hilang kendali lalu terjatuh ke sisi jalan berlawanan.

"Korban Ardan memboncengi korban Hafizul diduga berkendara dengan kecepatan tinggi. Ketika melewati tikungan ke kiri, mereka hilang kendali dan terjatuh ke kanan badan jalan," ujar Nanin dihubungi, Sabtu (9/5).

Kondisi bus ALS usai menabrak pengendara motor di Jalan Lintas Umum Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/5). Satu orang tewas dalam insiden tersebut. Foto: Dok. Polres Pasaman Barat

Saat korban terjatuh, kata Nanin, bersamaan melintas bus ALS dari arah berlawanan. Kecelakaan tidak terhindarkan, sepeda motor korban masuk ke kolong bus.

"Korban Hafizul dinyatakan meninggal di lokasi kejadian, sedangkan Ardan luka-luka," ucap Nanin.

Dalam kecelakaan tersebut, sepeda motor korban juga terseret dan membuat bus ALS hilang kendali sampai masuk ke selokan. Sehingga membuat kondisi bus miring.

"Karena kondisinya miring masuk selokan karena menghindar. Jadi butuh waktu untuk evakuasinya," imbuhnya.