Bus ALS vs Truk BBM di Sumsel: Polisi Buka Posko di RSUD Lubuklinggau
ยทwaktu baca 2 menit

Bus ALS bertabrakan dengan truk tangki BBM milik perusahaan swasta di Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5). Sebanyak 16 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengungkapkan jenazah korban dibawa ke RSUD Lubuklinggau. Di rumah sakit tersebut polisi juga membuka posko untuk para keluarga korban.
"Saat ini juga sudah dibuka posko di Rumah Sakit Umum Daerah Lubuklinggau," ujar Nandang dalam live TikTok bersama kumparan, Rabu (6/5).
"Itu gunanya apabila ada keluarga yang mungkin ingin mengetahui dari keluarga korban yang meninggal dunia, itu bisa nanti berhubungan dengan posko tersebut dan dalam rangka juga untuk pengambilan jenazah," tambahnya.
Adapun identifikasi korban akan dilakukan oleh Tim Dokkes Polda Sumsel.
"Dalam hal ini tim DVI-nya, akan melakukan kegiatan identifikasi untuk mengidentifikasi para korban meninggal dunia dalam kecelakaan," tutur Nandang.
Nandang memastikan saat ini lokasi kejadian sudah bisa dilalui kendaraan lain. Bus maupun truk sudah dievakuasi.
"Saat ini jalan sudah bisa digunakan ya, jadi sudah clear," ujarnya.
Berawal dari Percikan Api
Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.
Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar.
Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.
