Bus Bawa Rombongan Pengantin Masuk Jurang di Medan, 5 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kecelakaan Bus. (Foto: Thinkstock/Chalabala)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kecelakaan Bus. (Foto: Thinkstock/Chalabala)

Sebuah bus terguling ke dalam jurang pada Sabtu (18/8) kemarin di Jembatan Sipege-pege, Desa Lumban Rao Tengah, Kec. Nassau Kab. Toba Samosir (Tobasa), Medan, Sumatera Utara. Bus tersebut membawa rombongan pengantin.

Dari informasi yang diperoleh kumparan, bus tersebut memuat puluhan rombongan yang merupakan kerabat calon mempelai wanita yang berasal dari Medan. Mereka tengah dalam perjalanan menuju Dusun Sipange, Desa Cinta Dame, Tobasa.

Bus yang memuat sekitar 26 penumpang itu terperosok ke dalam jurang sejauh 40 meter. Medan terjal menjadi kendala yang menyulitkan bagi petugas gabungan untuk proses evakuasi para korban.

Kepala BPBD Tobasa Herbert Pasaribu mengatakan, hingga saat ini korban selamat dan berhasil dievakuasi berjumlah 18 orang, sedangkan 5 orang diketahui meninggal dunia.

"Masih ada korban yang hilang, dugaan kita adalah karena terbawa arus sungai. Oleh karenanya, kita masih melakukan pencarian," ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (19/8).

Petugas menduga kecelakaan maut ini disebabkan oleh sopir yang kehilangan kendali hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang. Satu unit mobil derek dan sejumlah alat berat pun diturunkan untuk proses evakuasi mobil bus dari dalam jurang. Hingga kini, tim evakuasi masih berusaha mencari para korban yang masih dinyatakan hilang.