Bus Rombongan Piknik asal Semarang Kecelakaan di Tol Bawen, 2 Penumpang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi bus yang mengangkut rombongan piknik asal Kota Semarang mengalami kecelakaan di Tol Bawen, Kabupaten Semarang. Foto: Dok. Polres Semarang
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi bus yang mengangkut rombongan piknik asal Kota Semarang mengalami kecelakaan di Tol Bawen, Kabupaten Semarang. Foto: Dok. Polres Semarang

Sebuah bus yang mengangkut rombongan piknik asal Kota Semarang mengalami kecelakaan di Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6). Total ada 2 orang tewas akibat insiden maut ini.

Kasatlantas Polres Semarang Iptu Raymond Daniel Titaheluw mengatakan, kecelakaan itu terjadi di ruas Tol Bawen menuju Salatiga, tepatnya di KM 454+200 Jalur A, wilayah Desa Pabelan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang sekitar pukul 07.30 WIB.

"Bus membawa rombongan piknik dari Ngaliyan Semarang, menuju ke Klaten," ujar Raymond kepada kumparan, Selasa (30/6).

Kondisi bus yang mengangkut rombongan piknik asal Kota Semarang mengalami kecelakaan di Tol Bawen, Kabupaten Semarang. Foto: Dok. Polres Semarang

Kemudian sesampainya di lokasi kejadian, bus tersebut terperosok ke parit di sisi kiri jalan tol. Diduga sopir bus bernama Oktafian Budi Pratama (29), warga Kabupaten Grobogan kehilangan konsentrasi.

"Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan masuk ke parit di sisi jalan. Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal," jelas dia.

Akibat kecelakaan itu, dua penumpang tewas yakni Sri Purwati (52), warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, dan Abdul Manan (50), juga warga Kecamatan Ngaliyan.

"Keduanya mengalami cedera di bagian kepala dan sempat dievakuasi ke RSUD Salatiga," imbuh Raymond.

Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami luka ringan, yakni Masrum (48), warga Kecamatan Mijen, Kota Semarang, serta Nury Yana Suryani (33), warga Kecamatan Mijen.

"Keduanya mengalami keluhan nyeri pada tangan kiri dan menjalani perawatan di RS Tunas Harapan Salatiga," kata Raymond.