Buya Syafii: Selain Gagal Ginjal, Yunahar juga Sakit Paru-paru

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Buya Syafii. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Buya Syafii. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii menyalatkan jenazah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Yunahar Ilyas. Buya Syafii mengatakan selain penyakit ginjal, Yunahar juga sakit paru-paru.

“Dan sesungguhnya pada saat di PKU itu dia masih sadar. Setelah dibawa ke Sardjito, paru-parunya kena di Sardjito. Kemudian koma setelah beberapa minggu,” ujar Buya di PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat (3/1).

Buya mengatakan terlalu banyak kenangan dirinya dengan Yunahar sehingga tidak bisa diceritakan satu-satu. Yang jelas Yunahar merupakan sosok alim yang tidak pernah mau istirahat bekerja.

“Dia seorang alim yang tidak mau istirahat. Dalam keadaan sakit juga masih ke mana-mana. Di samping PP Muhammadiyah juga menjabat di MUI Pusat. Dia seorang kiai mengajar tafsir dan banyak bukunya juga,” ujar Buya.

Suasana saat salat Jenazah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Yunahar Ilyas. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Wakil Ketua Umum MUI Pusat itu wafat di RSUP Dr Sardjito pada Kamis (2/1) pukul 23.47 WIB.

Sebelum dirawat di RSUP Sardjito, Yunahar sempat dirawat intensif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta pada akhir Oktober 2019.