Buya Syafii Usulkan Akpol Rekrut Santri untuk Permudah Tangani Radikalisme

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii mengusulkan Akademi Polisi (Akpol) untuk turut merekrut para santri. Usulan Buya Syafii tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial Twitter.

"Saya Ahmad Syafii Maarif seorang warga negara yang berusia 80-an dengan ini berharap kepada pihak kepolisian terutama Kapolri dan jajarannya untuk merekrut para santri menjadi Akpol," ujar Buya Syafii dalam video tersebut, Selasa (30/11).

Erik Tauvani, orang dekat Buya Syafii kepada awak media membenarkan videoitu. Menurutnya, video diambil pada Jumat (26/11) lalu di Masjid Nogotirto.

Diketahui, Akpol merupakan lembaga pendidikan yang mencetak perwira-perwira polisi.

Buya Syafii mengatakan bahwa perekrutan santri yang berkualitas penting untuk mempermudah penanganan radikalisme di Indonesia.

Ilustrasi santri di pesantren. Foto: Shutter Stock

"Tidak usah banyak-banyak. Tujuannya apa untuk mendampingi polisi menghadapi kelompok-kelompok yang menyimpang ini. Kelompok-kelompok yang anti pancasila. Kelompok kelompok yang radikal," kata Buya.

Diharapkan pula ke depan ada yang bisa mencapai level perwira tinggi tetapi juga mengerti kitab kuning.

"Polisi harus pro aktif untuk ini. Dicari yang betul-betul berkualitas, sama dengan yang lain sampai mereka menjadi perwira tinggi tapi mereka mengerti kitab kuning," katanya.