Bye Delta! Varian Omicron Sudah Mendominasi hingga 98% di Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus corona Omicron. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona Omicron. Foto: Dado Ruvic/REUTERS

Saat ini varian Omicron sudah mulai mendominasi varian corona yang bersikulasi di masyarakat baik secara global maupun nasional. Hal ini disampaikan jubir Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi.

"Angkanya sudah mencapai 95 persen lebih secara global. Hal ini penting dipahami Omicron penularannya jauh lebih cepat, 4 sampai 5 kali dari Delta," kata Nadia dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Rabu (16/2).

"Yang tentunya akan berdampak ke semakin banyak orang yang terinfeksi baik bergejala atau tidak," imbuhnya.

Bagaimana dengan data nasional?

"Omicron dalam skala nasional sudah mendominasi 98 persen. Lainnya 2 persen (Delta, Alpha dll)," kata Nadia.

Dengan data ini Nadia mengimbau masyarakat tetap mawas. Yang belum divaksin harus disegerakan.

"Orang yang divaksinasi pun dapat terinfeksi Omicron. Tapi akan memiliki gejala ringan atau bahkan tanpa gejala. Ini menunjukkan vaksin yang kita pakai bermanfaat mencegah infeksi menjadi sakit berat," tutup dia.