Cak Imin: NU Itu Bukan Organisasi Politik, yang Main-main Keluarkan Saja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Makkah. Foto: Dok. MCH 2026
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Makkah. Foto: Dok. MCH 2026

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menanggapi dinamika yang berkembang di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Cak Imin menegaskan, NU merupakan organisasi yang mengedepankan harmoni dan persatuan, bukan arena kompetisi politik.

“NU itu bukan organisasi politik yang membuat hubungan selalu kompetitif. NU itu orkestrasi kultural yang menyatukan, bukan saling menyingkirkan. Berbagai kemampuan dan kecerdasan sosial bersatu padu,” kata Cak Imin lewat akun X pribadinya, Minggu (21/6).

Cak Imin juga berpesan kepada pihak-pihak yang dinilai membawa kepentingan politik ke dalam organisasi.

“Yang main-main di NU keluarkan aja. Yang berpolitik silakan di partai aja. NU itu lesehan dan menyatu tanpa ketegangan,” ujar Cak Imin.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat Rapat Tingkat Menteri membahas Evaluasi Capaian Pelaksanaan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 di Gedung BP Jamsostek, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). Foto: Dok. Humas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat

Menutup unggahannya, Cak Imin mengungkapkan kerinduannya kepada KH. Hasyim Muzadi, yang pernah memimpin PBNU periode 1999–2010.

“Kangen Pak Hasyim Muzadi, rek!” tulisnya.