Cak Imin Sebut PBNU Butuh Pemimpin Baru yang Fresh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri nobar Piala Dunia 2026 bersama PKB di Jakarta, Minggu (12/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri nobar Piala Dunia 2026 bersama PKB di Jakarta, Minggu (12/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membutuhkan sosok pemimpin baru yang membawa perubahan.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin saat ditanya wartawan menjelang digelarnya Muktamar ke-35 PBNU pada Agustus 2026.

“Ya, pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh karena yang lama udah 5 tahun enggak ada perubahan,” kata Cak Imin usai menghadiri Nobar Piala Dunia 2026 bersama PKB di Jakarta, Minggu (12/7).

Cak Imin tidak menyebut nama figur yang dianggap layak memimpin PBNU. Saat ditanya mengenai sosok yang menjadi 'jagoannya', ia hanya meminta wartawan menunggu.

“Nanti,” ujar Cak Imin singkat.

PBNU resmi menetapkan Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Forum tertinggi organisasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.