Cak Imin soal PKB Gabung Koalisi Prabowo-Gibran: Tunggu 20 Oktober

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin silaturahim ke Kantor Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar, Minggu (24/9/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin silaturahim ke Kantor Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar, Minggu (24/9/2023). Foto: Dok. Istimewa

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku akan menentukan nasib PKB bergabung ke dalam koalisi Prabowo-Gibran pada Oktober mendatang.

Hal tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri kegiatan Taaruf Ketum PKB dengan Bakal Cakada Pilkada Serentak Zona Sulawesi di salah satu hotel di Kota Makassar, Minggu (5/5) siang.

"Masuk koalisi atau tidak, kan nanti kita lihat tanggal 20 Oktober," kata Cak Imin kepada wartawan.

Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto (kiri) berdiri bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) usai melakukan pertemuan di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/4/2024). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Dia menegaskan, pada 20 Oktober, PKB akan mengumumkan ke publik terkait masuk koalisi atau tidak. Untuk saat ini, Cak Imin mengaku fokus menitipkan agenda perubahan yang digagas PKB kepada presiden terpilih, Prabowo Subianto.

"Di situ (20 Oktober) akan terlihat koalisi yang sesungguhnya, seperti apa. Nah ini yang terpenting buat PKB hari ini, mengakhiri proses kompetisi Pilpres dan menitipkan agenda kepada presiden terpilih supaya agenda perubahan itu terlaksana," ucapnya.

Kendati demikian, Cak Imin mengaku tetap menjalin komunikasi baik dengan Prabowo. Bahkan saat pertemuan beberapa waktu lalu, Prabowo merespons baik agenda perubahan yang ditawarkannya.

"Bagus dan menerima masukan-masukan kita untuk menjadi agenda nasional," kata Cak Imin.