Cak Imin soal Prabowo Belum Deklarasi Cawapres: Semua Saling Nunggu

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar setibanya di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar setibanya di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar membeberkan pemicu Prabowo Subianto, belum kunjung mengumumkan siapa cawapres yang akan mendampinginya di 2024.

Cak Imin mengatakan, masalah deklarasi cawapres masih tersendat karena PDIP dan Gerindra sama-sama masih menunggu.

"Itu strategi aja. Gini, gini, strategi PDIP nunggu cawapresnya Gerindra. Strategi Gerindra nunggu cawapresnya PDIP. Semua," kata Cak Imin usai menghadiri usai menghadiri Haul ke-14 Gus Dur di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (4/8).

Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Foto: AFP dan Pemprov Jawa Tengah dan DKI Jakarta

PDIP telah resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres 2024. Dalam koalisi ini, ada PPP, Perindo dan Hanura. Namun siapa sosok cawapres Ganjar, masih terus dibahas.

Sedangkan Gerindra mengusung Prabowo sebagai bakal capres. Dalam koalisi ini, ada Gerindra, PKB dan PBB. Lalu, Partai Gelora akan segera bergabung.

Sedangkan NasDem telah resmi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres. NasDem bergabung bersama Demokrat dan PKS dalam koalisi ini.

"Tanya aja strateginya Koalisi Perubahan pasti menunggu cawapresnya PDIP dan Gerindra," ucap dia.

Cak Imin di kantor kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Lebih jauh, Wakil Ketua DPR ini mengatakan, masalah cawapres sangat krusial. Sebab akan menentukan siapa pemenang Pilpres 2024.

Cak Imin dan PKB yang masuk dalam koalisi bersama Gerindra juga masuk dalam daftar cawapres potensial Ganjar Pranowo. Jadi bagi Cak Imin, butuh momentum bagi semua parpol untuk mengumumkan cawapres.

"Sangat menentukan pemenangnya. Ini penentuan cawapres bergantung strategi," tutup Cak Imin.