Campuran Miras Oplosan Bikin 5 ABK Tewas: Alkohol 70% dan Minuman Energi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Polres Kepulauan Seribu evakuasi mayat yang ditemukan dalam freezer kapal ikan KM Starindo Jaya Maju IV. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Polres Kepulauan Seribu evakuasi mayat yang ditemukan dalam freezer kapal ikan KM Starindo Jaya Maju IV. Foto: Dok. Istimewa

Polisi terus mendalami penemuan jenazah 5 ABK Kapal MV Starindo Jaya Maju VI, yang disimpan di dalam lemari pendingin. Menurut Nakhoda Kapal, Haryanto, ABK-nya tewas usai menenggak miras oplosan.

Polisi pun menginterogasi Haryanto lebih lanjut. Hasilnya, muncul dugaan bahwa mereka meminum miras oplosan alkohol dicampur dengan minuman berenergi.

"Korban atas nama Muhammad Sonhaji, membeli alkohol dan minuman sachet. Kemudian pada tanggal 4 September 2020. Korban mengajak hampir seluruh ABK kapal untuk bersama-sama minum minuman tersebut," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond saat dihubungi kumparan, Jumat (18/9).

Ilustrasi Minuman Keras Foto: Pixabay

Dari barang bukti yang didapat, polisi menemukan 5 botol kosong Alkohol 70% antiseptik, dan 1 pak minuman berenergi kemasan sachet. Polisi juga mendapati 1 botol air mineral bekas, berukuran 1,5 liter.

Korban mencampur alkohol dan minuman tersebut dan dikonsumsi bersama dengan para saksi.

--Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond

Karena tingginya kadar alkohol yang ada, para korban mulai merasakan gejala pada tubuhnya, sehari setelah menenggak oplosan tersebut.

"Hingga sampai 5 September 2020. Kelima korban merasakan sakit perut, badan panas, sesak dan tidak lama kemudian meninggal dunia," kata Morry.

kumparan post embed

Karena masih di laut dan korban sudah meninggal, Nakhoda kapal pun memasukkan mereka ke freezer. Nakhoda kapal juga mengamankan beberapa barang bukti.

Saat ini, jenazah 5 ABK tersebut masih di RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

embed from external kumparan