Canda Tito ke Ketua APKASI Bursah Zarnubi: Sekarang Jangan Kritik Pemerintah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendagri Tito Karnavian menghadiri Rakornas Produk Hukum Daerah Tahun 2025 di Aula Bahteramas Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Rabu (27/8/2025). Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Mendagri Tito Karnavian menghadiri Rakornas Produk Hukum Daerah Tahun 2025 di Aula Bahteramas Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Rabu (27/8/2025). Foto: Dok. Kemendagri

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sambutan saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2025, ICE BSD, Tangerang Selatan (28/8).

Tito melontarkan candaan kepada Ketua APKASI Bursah Zarnubi. Tito menyebut, dirinya sudah lama mengenal Bursah.

Menurutnya, Bursah yang kini menjabat Bupati Lahat adalah tukang demo dan dikenal kritis terhadap pemerintah.

"Ketua APKASI Pak Bursah, tadi pagi saya sudah lihat teks pidato beliau. Saya sudah sampaikan 'Pak Bursah kan tukang demo, kritik pemerintah, sekarang bagian dari pemerintah. Jangan nanti bahasanya mengkritik pemerintah'," kata Tito disambut tawa.

"Tapi tadi saya sudah lihat sudah benar, karena sudah jadi bagian dari pemerintah beliau, karena belum pernah jadi bupati bapak," tambah dia.

Ketua umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APAKSI) sekaligus Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyampaikan sambutan saat Pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Jumat (22/8/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Tito lantas melaporkan kondisi terkini pemilihan kepala daerah yang telah berlangsung. Ia menyebut, masih ada sejumlah daerah yang sedang dalam proses pemilihan ulang imbas putusan Mahkamah Konstitusi.

"Kami laporkan, ada 3 asosiasi kepala daerah sekarang ini tinggal ada 5 lagi yang sedang berkontes, tanggal 5 Agustus lalu ada gubernur Papua, kemudian kabupaten Bali Utara, satu lagi Boven Digoel, kemarin ada dua kota Pangkal Pinang, kota Bangka yang PSU yang calon tunggal tapi calon tunggalnya kalah," jelasnya.

Ia mengatakan sebagian besar kepala daerah yang sudah dilantik merupakan wajah baru dalam pemerintahan daerah. Dari total ratusan kepala daerah, mayoritas belum memiliki pengalaman sebelumnya sebagai pejabat eksekutif.

"Nah yang lain sudah terpilih sudah bapak lantik 20 Februari lalu sudah berturut-turut sudah 548 yang sudah, dari 548 ini dari data kami 80% yang belum pernah menjabat, baik sebagai wakil bupati, bupati, wali kota, wakil wali kota, gubernur, wagub belum pernah jabat. 20% sudah punya jam terbang," tandas dia.